Sistem Pelletisasi Plastik Twin ScrewTwin-Screw Plastic Pelletizing System
Beberapa proses daur ulang dan compounding memerlukan kontrol yang lebih presisi selama proses peleburan dan pencampuran. Untuk kebutuhan tersebut, sistem pelletisasi twin-screw co-rotating sering digunakan. Sistem ini mampu menangani material cacahan dan serpihan plastik dengan andal, serta memberikan kontrol yang lebih baik terhadap proses pencampuran dan perilaku material selama pengolahan.
Sistem daur ulang plastik ini umum digunakan untuk material seperti PP, PE, ABS, PS, PA, dan PC, termasuk regrind dan serpihan dari proses daur ulang maupun modifikasi. Tergantung pada karakteristik material dan kebutuhan produksi, sistem ini dapat dikonfigurasi sebagai lini pelletisasi single-stage, double-stage, atau triple-stage. Perbedaan utama antar konfigurasi tersebut terletak pada pembagian dan pengaturan unit sekrup, bukan pada peringkat kinerjanya. Pelet plastik yang dihasilkan memiliki ukuran yang seragam dan dapat digunakan kembali sebagai bahan baku untuk proses injection molding, blown film, dan ekstrusi pipa dalam manufaktur plastik lanjutan.
-
Limbah plastik kaku PP -
Limbah plastik kaku PE -
Limbah plastik kaku PS -
Limbah ABS -
Limbah plastik kaku PA -
Limbah plastik kaku PC -
Karung anyaman PP -
Film LDPE -
Film rumah kaca PE -
Karung jumbo PP -
Karung anyaman PP (warna campuran) -
Film pertanian PE
Seluruh proses pelletisasi plastik diselesaikan oleh satu unit twin-screw. Tata letaknya ringkas, mudah dioperasikan, dan tidak memerlukan ruang yang besar. Sistem daur ulang plastik ini umum digunakan untuk plastik umum, plastik teknik, serta elastomer termoplastik dengan karakteristik material yang tidak terlalu kompleks.
Fitur
- Sistem pelletisasi twin-screw single-stage membantu mengurangi biaya keseluruhan peralatan serta menekan investasi pengguna. Desainnya ringkas, sehingga membutuhkan ruang yang lebih sedikit dan tidak memerlukan tambahan penggerak sekrup bertahap atau unit kontrol suhu terpisah.
- Sekrup menggunakan desain modular berbentuk blok yang terdiri dari conveying block, kneading block, dan toothed disc. Konfigurasi sekrup dapat disesuaikan dengan jenis material yang diproses. Untuk material berbentuk serbuk, jumlah conveying block dapat ditambah, sedangkan untuk plastik yang lengket, penggunaan kneading block dapat dikurangi.
- Lini pelletisasi twin-screw memiliki kemampuan pencampuran yang lebih efisien. Kekuatan pencampurannya dapat diatur dengan mengubah sudut dan jumlah kneading block. Sudut yang lebih rendah cocok untuk distribusi serbuk secara lembut, sementara sudut yang lebih tinggi meningkatkan dispersi dasar bahan pengisi (filler).
Sistem twin-screw double-stage dapat dikonfigurasi sebagai twin-screw + single-screw atau twin-screw + twin-screw. Namun, konfigurasi twin-screw + single-screw umumnya lebih banyak dipilih oleh pengguna. Dalam sistem pelletisasi double-stage, tahap pertama berfokus pada proses pencampuran dan pelelehan, sedangkan tahap kedua menangani stabilisasi tekanan dan ekstrusi. Lini pelletisasi plastik ini memiliki kontrol suhu yang lebih baik serta dapat menghindari geseran berlebih. Sistem ini cocok untuk material yang sensitif terhadap panas serta material dengan kandungan filler yang tinggi.
Fitur
- Proses pencampuran dan ekstrusi pembentukan tekanan ditangani oleh dua mesin terpisah. Hal ini meningkatkan kualitas pencampuran serta menjaga kestabilan karakteristik material.
- Kontrol suhu yang lebih baik membantu mengurangi risiko geseran berlebih selama proses.
- Selain untuk material yang sensitif terhadap panas dan berkadar filler tinggi, sistem twin-screw double-stage juga cocok untuk plastik daur ulang dengan komposisi yang kompleks, tingkat kontaminasi lebih tinggi, atau karakteristik aliran yang kurang baik.
Lini pelletisasi plastik twin-screw triple-stage terdiri dari satu ekstruder twin-screw co-rotating yang dikombinasikan dengan dua ekstruder single-screw. Sistem ini umum digunakan untuk pelletisasi material yang kompleks dengan kebutuhan formulasi yang lebih tinggi.
Fitur
- Sistem ini cocok untuk plastik modifikasi dengan kandungan filler tinggi atau formulasi kompleks yang sulit diproses dalam tahap yang lebih sedikit.
- Proses tiga tahap bekerja secara berurutan untuk menangani peleburan, homogenisasi, dan degassing, sehingga menghasilkan output yang stabil.
- Material melewati beberapa tahap ekstrusi, sehingga menghasilkan proses pelelehan yang lebih optimal dan pelet yang lebih padat.
| Model | |||||
| Diameter Sekrup (mm) | 35 | 50 | 65 | 75 | 95 |
| Kecepatan Sekrup (rpm) | 90-600 | 90-600 | 90-600 | 90-600 | 60-400 |
| Daya (kW) | 37 | 55 | 90 | 160 | 315 |
| Rasio L/D (Maks) | 44 | 44 | 44 | 44 | 40 |
| Kapasitas Output (kg/jam) | 40-100 | 100-200 | 200-400 | 300-600 | 1000-1500 |
Guna memaksimalkan seluruh operasi, kami menggunakan teknik CAD/CAM pada proses perakitan dan permesinan. Hal ini berguna untuk memastikan permesinan daur ulang plastik dapat memenuhi semua persyaratan desain dan mencapai performa yang optimal.









